Saturday, April 26, 2008

wawancara dengan seorang pembantu rumah tangga

Nama mba siapa?

Nama saya Lia.

Pekerjaan mba sehari-hari sebagai ap?

Pembantu rumah tangga.

Sudah berapa lama mba bekerja?

Kurang lebih 5 tahun.

Biasanya mba kerja dari jam berapa sampai jam berapa?

Dari jam 08.00 pagi sampai 17.00 sore.

Mengapa mba memilih untuk bekerja seperti ini?

Karena orang tua saya sudah tidak mampu membiayai sekolah. Ayah saya juga sudah tidak ada. Ibu saya mempunyai penyakit yang parah dan membutuhkan biaya banyak untuk bisa sembuh. Sanak saudara saya juga pekerjaannya tidak cukup untuk membiayai pengobatan ibu saya, apalagi mereka sudah berkeluarga.

Perasaan mba saat pertama kali bekerja menjadi PRT?

pertamanya sih saya ragu dengan pekerjaan ini. Tapi lama kelamaan saya jadi bisa menjalaninya dengan baik.


Gaji mba per bulan kira-kira cukup ga buat memenuhi kebutuhan?

kalau boleh jujur, gaji saya kurang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi sebisa mungkin saya atur sehingga itu mencukupi.


Kira-kira, mba bakal melanjutkan pekerjaan ini untuk seterusnya atau memilih untuk mencari pekerjaan lain?

kalau dapat yang bagus, ya lebih baik pindah kerja. Tapi kalau tidak, ya tetap ngejalanin aja. Selama ini sih saya belum pernah memikirkan untuk pindah kerja karena mencari pekerjaan itu susah.


Apakah mba pernah merasa minder dengan pekerjaan mba?

pertama kali bekerja sih sempat merasa minder. Tapi lama kelamaan tidak lagi.


Pernah diremehkan orang lain ga mba atas pekerjaan ini?

pernah, waktu pertama kali saya tiba di rumah majikan saya.

Marsha XI Bahasa - 14

Shinta XI Bahasa - 21



refleksi pribadi Marsha:

setelah saya mewawancarai seorang pembantu rumah tangga, ternyata tidak mudah untuk menerimanya karena sering mendapat celaan dan hinaan atas pekerjaan tersebut. saya menyadari pula kalau mencari pekerjaan atau mencari nafkah itu tidak mudah dan harus menemukan pekerjaan yang benar-benar sesuai dengan diri kita masing-masing. selain itu, kita jangan menyia-nyiakan uang yang diperoleh dari hasil pekerjaan orang tua karena walaupun begitu, orang tua kita sudah bersusah payah bekerja untuk mendapatkan nafkah yang digunakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. dan juga jangan meremehkan pekerjaan orang lain.

refleksi pribadi Shinta :

pekerjaan tiap orang berbeda-beda tergantung dari bakat dan kemampuan masing-masing. kita jangan mudah putus asa dalam mencari atau menjalani pekerjaan tersebut karena demi mendapatkan nafkah untuk pemenuhan kehidupan sehari-hari. jangan pernah menganggap remeh pekerjaan orang lain, walaupun hanya sebagai pembantu rumah tangga karena semua pekerjaan di mata Tuhan itu sama dan yang penting mendapat nafkah dari cara yang baik di mata Tuhan.

No comments: